Contoh Desain Company Profile Berdasarkan Urutan Isi Materi

Contoh Desain Company Profile Berdasarkan Urutan Isi Materi

Ada banyak contoh desain company profile yang bisa Anda terapkan, tergantung dari jenis produk dan jasa yang Anda jual. Company profile yang profesional harus menyelaraskan desain karakter bisnis. Misalnya, jika Anda bergerak di sektor investasi, company profile harus tampak kredibel dan terpercaya. Tapi jika Anda bergerak di industri kreatif, buatlah company profile sekreatif mungkin dengan menampilkan kesan dinamis dan inovatif.

Perbedaan desain adalah hal yang umum dalam pembuatan company profile. Namun, ada satu hal yang harus diterapkan pada semua company profile : materi yang lengkap dan berurutan. Tidak peduli desain apa yang Anda gunakan, company profile Anda harus memuat cukup informasi untuk memberitahu calon klien mengenai bisnis dan produk Anda. Isi dan urutan materi yang ideal untuk company profile adalah sebagai berikut :

 

Contoh Desain Company Profile yang Menarik Sekaligus Informatif

  • Cover Depan

Contoh desain company profile selalu menampilkan bagian cover sebagai fokus utama. Cover adalah bagian yang pertama kali dilihat oleh calon klien, jadi harus didesain secantik dan semenarik mungkin. Tujuannya agar calon klien tertarik untuk membuka dan mempelajari isi company profile Anda secara utuh.

Untuk desain cover depan, Anda bisa menggunakan berbagai tema. Company profile profesional biasanya menggunakan elemen-elemen simetris seperti persegi dan segitiga yang menonjolkan ketegasan dan profesionalitas. Warna yang digunakan pun lebih elegan, misalnya kombinasi hitam, putih, merah, dan biru. Ini bukan patokan baku, sesuaikan dengan karakter bisnis dan produk Anda.

 

  • Materi Utama

Dari cover depan, lanjutkan dengan isi materi yang lengkap dan sajikan dengan desain yang menarik. Anda bisa mengambil inspirasi dari contoh desain company profile sesuai tema yang Anda pilih. Bagian ini sangat penting karena memuat semua informasi yang dibutuhkan oleh calon klien.

Isi dari materi utama adalah sejarah perusahaan, profil direksi, visi-misi, dan daftar produk atau jasa yang dijual. Ingat, bagian ini harus disusun secara berurutan. Untuk produk dan jasa, usahakan untuk memperkaya materi dengan gambar beresolusi tinggi. Akan lebih maksimal jika Anda bisa mencantumkan portofolio dari hasil kerja Anda sebelumnya, misalnya design web yang menarik yang pernah Anda buat untuk klien.

 

  • Informasi Kontak

Bagian terakhir dari isi company profile adalah informasi kontak. Bagian ini berfungsi untuk memberikan opsi pada calon klien agar bisa menghubungi Anda sewaktu-waktu. Kontak bisa berupa email, nomor telepon, atau akun sosial media. Contoh desain company profile biasanya menggunakan ikon-ikon kecil untuk membuat informasi kontak terlihat lebih menarik.

Pastikan bahwa kontak yang Anda cantumkan valid dan aktif. Anda juga harus responsif saat menerima pesan atau panggilan, khususnya dari calon klien. Hindari kesalahan pengetikan di bagian ini karena bisa berakibat sangat fatal. Perhatikan lagi penulisan alamat email, website, dan nomor telepon sebelum menyebarluaskan company profile Anda.

 

Pilih Contoh Desain Company Profile Sesuai Karakter Bisnis Anda

Setelah memahami bagian-bagian company profile beserta urutannya, sekarang waktunya untuk memilih desain yang tepat. Desain harus dipilih berdasarkan karakter bisnis agar seluruh elemen perusahaan Anda saling mendukung satu sama lain. Contoh desain company profile bisa Anda dapatkan dari banyak sumber, terutama di situs-situs berbagi gambar yang menyediakan ribuan inspirasi desain gratis.